Collection

mqdefault (4)Pada halaman koleksi ini saya tampilkan sejumlah kiat atau tip yang mudah-mudahan bermanfaat bagi kita untuk menyelesaikan berbagai masalah atau kesulitan yang biasa kita alami dalam kehidupan sehari-hari.

A. KIAT MENGENDALIKAN AMARAH

Mungkin memang tidak mudah bagi kita untuk mengendalikan amarah, terlebih ketika kita berada pada lingkungan orang-orang pemarah. Senantiasa menguatkan iman kita, bermohon pada Allah Swt. dan berlatih terus-menerus, itulah yang perlu kita lakukan untuk meredam amarah.Simaklah beberapa kiat di bawah ini :

1. Membaca dan merenungkan berbagai hadits dan ayat-ayat Al Qur’an yang menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang mampu menahan amarah.

2. Membaca dan mengambil pelajaran dari kisah para sahabat Rasulullah saw yang telah berhasil mengubah dirinya menjadi sosok orang-orang yang mengagumkan, berakhlak baik dan penyantun.

3. Membayangkan betapa jeleknya wajah kita ketika marah.

4. Merenungkan akibat buruk yang akan terjadi bila kita mengumbar amarah. Namun bila suatu ketika amarah telah menyesak dada, menegangkan urat syaraf, dan memanaskan wajah, berikut tuntunan Rasulullah saw untuk me gendalikan amarahnya.

5. Berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Marah adalah dari syetan maka sudah seharusnya kita meminta perlindungan kepada Allah SWT agar syetan menghilang dan marah mereda.Dari Sulaiman bin Shurak ra, ia berkata “Aku duduk bersama Nabi Saw, tiba-tiba ada yang saling memaki, salah seorang di antaranya, mukanya mulai memerah dan pertikaian hampir saja terjadi. Kemudian Rasulullah Saw bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah kalimat, apabila kalimat tersebut dibaca, niscaya hilanglah apa yang sedang terjadi, yaiut ‘Audzu billahahi minasy-syaithaanir-rajiim (Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk). Maka para sahabat mengatakan kepada dua orang yang sedang bertengkar itu, “Sesungguhnya Nabi Saw menyuruh supaya kalian berlindung kepada Allah dari syetan yang terkutuk.” (HR.Bukhari dan Muslim)

6. Berdoa kepada Allah Berdasarkan pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, apabila Aisyah ra marah, maka Rasulullah saw memegang hidung Aisyah seraya mengatakan, “Wahai Uwaisy (panggilan manja untuk Aisyah) ucapkanlah :”Ya Allah Tuhan Nabi Muhammad, ampunilah dosaku, hilangkanlah kemarahanku, dan lindungilah aku dari berbagai fitnah yang menyesatkan”.

7. Diam Sejenak:  Bila kemarahan telah menguasai diri, bicarapun menjadi tidak terkendali. Dari pada mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan orang lain, sebaiknya kita diam.Ibnu Abbas berkata, Rasulullah saw bersabda, “Apabila kamu marah, maka hendaklah diam.” (HR.Ahmad, Ibnu Abu Dunya dan Thabrani)

8. Mengubah Posisi :  Rasulullah saw bersabda; “Apabila kamu marah dalam keadaan berdiri, hendaklah kamu duduk. Jika dalam keadaan duduk, hendaklah kamu bersandar. Dan jika dalam keadaan bersandar, hendaklah kamu berbaring. (HR.Inu Abu Dunya dan Ahmad)

9. Bewudhu  : Rasululah saw bersabda, “Amarah berasal dari syetan. Dan syetan itu dari api. Sesungguhnya, api itu bisa dipadamkan dengan air. Jadi, jika seseorang di antara kamu sedang marah, hendaklah ia berwudhu.” (HR.Ahmad)

Demikianlah beberapa kiat untuk mengendalikan amarah, semoga bermanfaat…amin. Tunggu kiat-kiat berikutnya >>

Kembali Ke Home

Tulislah apa yang ingin anda katakan di sini !

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s